Apa itu Osteoporosis
DokterSehat.Com – Osteoporosis merupakan situasi dimana tulang menjadi keropos dan rapuh. “Osteo” merupakan tulang, sedangkan “porosis” merupakan keropos.
Agar kepadatan tulang permanen terjaga, badan memerlukan kalsium dan mineral lainnya dalam jumlah yg cukup dan hasil beberapa ragam hormon dalam jumlah yg tepat, antara lain estrogen dalam wanita & testosteron dalam pria. Selain itu, asupan vitamin D yg cukup dibutuhkan buat membantu penyerapan kalsium dari kuliner dan menghantarkannya ke tulang.
Apa penyebab osteoporosis?
Tulang kita sebenarnya nir pernah membisu. Setiap ketika terjadi pembentukan sel tulang baru, sedangkan sel tulang yang sudah tua dibuang berasal badan. Pada waktu anak-anak, kecepatan pembentukan berbeda lebih besar ketimbang hilangnya sel-sel tulang yang telah tua. Akibatnya tulang pada anak-anak dapat bertambah panjang dan besar.
Pada dewasa muda kecepatan pembentukan & hilangnya sel tulang hampir imbang. Tetapi mulai usia 30 hingga 40 tahun, kecepatan pembentukan tulang makin menurun, mengakibatkan jumlah sel tulang makin sedikit, sebagaiakibatnya rawan terjadi osteoporosis.
Siapa saja yang beresiko terkena Osteoporosis?
Berikut beberapa keadaan yang meningkatkan dampak diserang osteoporosis :
- Menopause. Resiko diserang osteoporosis lebih akbar setelah wanita mengalami menopause, lantaran setelah menopause, kadar estrogen yang diproduksi ovarium turun drastis. Sebagaimana dikenal, estrogen berperan penting pada menjaga kemampuan tulang menggunakan strategi membantu kerja sel pembentuk tulang. Pada kenyataannya, makin cepat menopause terjadi, bertambah akbar resiko munculnya osteoporosis. Umumnya wanita mulai mengalami menopause dalam umur 45 hingga 55 tahun.
- Pengangkatan kandungan yg diikuti dengan pengukuhan ke2 ovarium. Apabila hanya satu ovarium yg diangkat, tidak meningkatkan dampak osteoporosis.
- Setelah umur 30 hingga 40 tahun. Karena sehabis umur ini, pembentukan tulang lebih sedikit ketimbang hilangnya sel tulang.
- Merokok. Resiko diserang osteoporosis pada perokok dua kali lebih akbar dibanding bukan perokok. Hal ini berlangsung karena rokok menurunkan kadar estrogen di pada darah.
- Mempunyai keluarga yg osteoporosis. Wanita yg mempunyai bunda osteoporosis mempunyai dampak yang lebih tinggi buat menerima osteoporosis.
- Wanita menggunakan berat badan kurang. Wanita kurus lebih cepat diserang osteoporosis dibandingkan dengan perempuan gemuk. Hal ini dikaitkan menggunakan perbedaan tingkat buatan estrogen, dimana wanita gemuk cenderung lebih banyaksekali.
- Kurang olah raga teratur. Latihan yg teratur membantu memperlambat timbulnya osteoporosis. Sebaliknya, kurang olah raga mengakibatkan osteoporosis lebih mudah muncul. Olah raga contohnya jalan maupun lari, memicu sel tulang buat lebih aktif sehingga terbentuk tulang yang bertenaga.
- Obat-obat tertentu. Beberapa obat tertentu bisa menaikkan efek terserang osteoporosis. Obat tadi sepertinya menaikkan kehilangan tulang dan menurunkan laju pembentukan tulang. Obat tadi antara lain kortison (digunakan buat asma, penyakit paru, radang sendi, & alergi). Namun imbas ini hanya terjadi apabila obat tersebut dipakai pada takaran tinggi, maupun disediakan selama 3 bulan maupun lebih. Penggunaan obat ini selama sejumlah hari, atau beberapa minggu, umumnya tidak mempertinggi resiko munculnya osteoporosis. Pengobatan tiroid juga berperan terhadap timbulnya osteoporosis
- Penyakit eksklusif. Beberapa penyakit yang menaikkan resiko osteoporosis : arthritis reumatoid, bronkhitis kronis dan emfisema, hipertiroidisme, malnutrisi, penyakit hati kronik, dan penyakit-penyakit usus.
- Asupan kalsium maupun vitamin D rendah. Jika makanan kita kurang mengandung kalisum selama bertahun-tahun, terutama pada masa pertumbuhan, resiko buat mengalami osteoporosis pula semakintinggi. Kurangnya kalsium menyebabkan kurangnya pembentukan tulang. Vitamin D diharapkan buat membantu penyerapan kalsium dan menghantarkannya ke tulang.
Apa yang terjadi dalam remaja?
Pada periode remaja, tulang berkembang menggunakan cepat. Apabila asupan kalsium relatif, tulang dapat mengalami perkembangan aporisma dan sebagai lebih bertenaga.
Tetapi kuliner yang kaya kalsium (misalnya susu & keju), pula mengandung kalori yang tinggi. Sehingga, remaja yg takut gemuk menghindari makanan ini. Akibatnya mereka kekurangan kalsium & bila berlangsung terus menerus akan menyebabkan osteoporosis dikemudian hari. Cara terbaik buat mengatasi hal ini adalah konsumsi suplemen kalsium.
Soft drink, minuman yg sangatlah terkenal di kalangan remaja ini, sejumlah di antaranya mengandung fosfat dengan kadar yg tinggi. Fosfat mengagumkan kalsium dari tulang. Jadi terdapat sebaiknya para remaja mengurangi konsumsi minuman bersoda ini.
Sumber : networkedblogs.Com
Belum ada Komentar untuk "Apa itu Osteoporosis"
Posting Komentar