Rekonstruksi Payudara dengan Lemak Tubuh

DokterSehat.Com – Teknologi buat membarui payudara masih berkembang. Bahkan tidak melulu buat keperluan kosmetik, akantetapi pula untuk rekonstruksi payudara sehabis pengukuhan tumor.

Para penderita kanker payudara yang telah berkecimpung operasi pengangkatan payudara (mastectomy), & operasi buat mengangkat tumor, serta sedikit jaringan payudara di sekitarnya, tetapi nir mengangkat seluruh payudara (breast conservation therapy/BCT) sanggup sedikit bernapas lega bila ingin merekonstruksi payudaranya.

Dengan pelaksanaan metode sel punca (stem cell), kini bentuk payudara yg legok pascaoperasi sanggup dikembalikan bentuknya ke semula. Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, baru-baru ini mengadopsi teknologi rekonstruksi payudara berasal Amerika. Alat itu bernama Celution 800/CRS System.

Menurut spesialis bedah onkologi Rumah Sakit Dharmais, dr Ramadhan SpBOnk, indera ini dapat menjadi alternatif bagi perempuan yang ingin membenahi bentuk berukuran payudaranya menggunakan kondusif.

“Dengan operasi memakai Celution 800, relatif aman lantaran mengambil bagian dari jaringan tubuh sendiri,” katanya.

Keunikan langkah ini, segi payudara yang legok dapat balik terisi menggunakan jaringan baru, yang berasal dari jaringan lemak sendiri lewat cara sel punca. Berbeda menggunakan teknik rekonstruksi lama, yang memakai lemak & otot perut yang dipindahkan ke payudara.

Ramadhan menyebut, metode rekonstruksi yg usang hasilnya kurang aporisma. Pasalnya, pada tempo 3 bulan payudara bisa kempes karena berlangsung kematian jaringan (nekrosis). Selain tersebut, prosedur pemindahan lemak & otot tersebut sendiri menyebabkan rasa sakit.

Soal cara rekonstruksi, ungkapnya, tergantung pada norma dokter bedah. Aplikasi sel punca pada rekonstruksi payudara sebenarnya bukan hal baru.

Di negeri tetangga, Singapura hal ini telah sering dieksekusi. Tak heran jika relatif banyak warga Indonesia yang bisa dengancara ekonomi, melakukannya di Singapura. Karena metode ini jua berdampak keindahan, dokter spesialis bedah plastik pun menggunakannya buat membarui ukuran payudara sinkron yang didambakan pasien.

Bisa dikatakan, teknologi ini memiliki 2 segi, adalah menjadi bagian berasal terapi kanker payudara, juga menjadi solusi bagi para wanita yg kurang percaya diri menggunakan ukuran payudaranya (estetika semata). Terlepas dari hal tersebut, kemajuan pengetahuan pengetahuan dan teknologi sel punca dalam rekonstruksi payudara ini juga menggunakan prinsip sedot lemak.

Menurut dr Samuel Haryono SpBOnk, lemak yang dari dari perut maupun paha mengandung sel punca yang sanggup dikembangkan untuk menumbuhkan jaringan baru di payudara.

Prinsip kerja rekonstruksi dengan memakai sel punca menggunakan memakai mesin Celution 800/CRS System ini merupakan, lemak yang tetap bercampur menggunakan sel punca disedot sebanyak 500 cc berasal bagian perut, kemudian dimasukkan ke mesin Celution 800/CRS System buat dipisahkan antara lemak dan sel punca, hingga akhirnya didapatkan 250 cc lemak & 2-tiga cc sel punca yang disuntikkan ke jaringan payudara yang legok.

Mengenai waktu yang tepat untuk melakukan operasi, Samuel menganjurkan 2 tahun pasca-operasi pengukuhan tumor payudara bagi pengidap kanker. “Tepatnya sesudah melengkapi complete treatment,” katanya. Sedangkan buat masalah estetik sanggup dieksekusi kapan saja.

Marc H. Hendrick, dokter seorangahli bedah plastik sekaligus President of Cytori Therapeutics yg menghasilkan mesin tersebut, berkata piranti ini dibentuk gampang bagi dokter yg mengoperasikannya. Meski manualnya hanya tersedia dalam bahasa Inggris dan Jepang, menurut dia, pada era pengobatan regeneratif, sel induk berperan dalam pemugaran sel.

“Rekonstruksi payudara merupakan salah satu aplikasinya,” ungkapnya.

Dalam saat dekat, ucapnya, sel induk jaringan lemak ini bisa diaplikasikan buat terapi penyakit lain, seperti jantung, penyakit Crohn, GvHD, dan osteoartritis.

sumber: perempuan.Com

Operasi Plastik Rekonstruksi | Bincang Sehati

Belum ada Komentar untuk "Rekonstruksi Payudara dengan Lemak Tubuh"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel