Obat Migrain ini Tetap Diresepkan Meski Bahayakan Jantung
DokterSehat.Com – Obat-obatan misalnya Amerge, Axert, Frova, Imitrex, Maxalt, Relpax, Treximet dan Zomig masuk pada grup obat triptans. Obat-obat itu dianggap sangatlah efektif mengobati sakit ketua migrain & bisa meredakan migrain. Sayangnya, obat ini mempersempit pembuluh darah, sebagaiakibatnya penderita penyakit jantung baiknya tidak boleh menggunakan obat ini.
Sebuah pemeriksaan terhadap lebih berasal 120.000 warga penderita migrain menampakan bahwa lebih dari 1 di antara 5 warga yang mempunyai penyakit jantung diresepkan obat triptan selama bertahun-tahun.
“Angka itu begitu menyedihkan. Saya nir pernah pikir angka tersebut dapat amat tinggi,” istilah Stewart Tepper MD, dokter spesialis sakit kepala di Klinik Cleveland misalnya dikutip asal WebMD, Minggu (2/10/2011).
>Obat Triptans benar-benar efektif & cepat meredakan sakit ketua, kepekaan pada cahaya dan bunyi bising, dan mual dan muntah yang dikarenakan migrain. Obat ini sangatlah membantu buat penderita sakit ketua dalam tingkat sedang hingga berat yang mengganggu kepandaian penderitanya buat melakukan pekerjaan sehari-hari.
Tetapi obat Triptans dapat mempersempit pembuluh darah di otak. Meski bagi umumnya orang, obat ini ditoleransi dengan baik dan aman. Tetapi triptans juga mempersempit pembuluh darah yg kearah jantung sebesar 10-20 % buat adinterim. Hal itu mampu berbahaya bagi penduduk yg telah mempunyai penyakit jantung.
Kurang asal 1 % pasien yg memakai triptans pada analisis ini mengalami perkara jantung & pembuluh darah, termasuk serangan jantung, stroke, detak jantung yg berbahaya & kematian. Tapi risiko penggunaannya berbeda lebih tinggi buat penderita penyakit jantung.
Label obat benar-benar telah kentara menyatakan bahwa penderita penyakit jantung atau yang sempat menerima agresi jantung, memiliki riwayat stroke, memiliki penyakit pembuluh darah, & pasien himpitan darah tinggi nir diperbolehkan memakai triptans.
Tapi pemeriksaan yang dieksekusi baru-baru ini konsisten menemukan sangatbanyak pasien migrain yang mempunyai penyakit jantung tetapi permanen diresepkan triptans. Para periset mengidentifikasi 121.286 penderita migrain. Hasilnya:
- 38% diantaranya diberi resep obat triptan.
- 8% diantaranya mempunyai penyakit jantung yang seharusnya nir diperbolehkan menggunakan triptans.
- 22% diantara mereka yg mempunyai penyakit jantung sudah diberi resep triptan semenjak tahun 2009.
Dokter Tepper berkata ia mempunyai pasien migrain yang hanya mau diberi resep triptans. “Ketika aku mengatakan bahwa mereka nir bisa meminum obat ini, mereka amat marah,” pungkasnya.
“Jika mereka diberi resep, maka akbar perkiraan mereka meminum obatnya,” kata peneliti Daisy Ng-Mak, PhD, direktur kesehatan dunia di Merck Sharp & Dohme Corp di West Point, AS, yg mendanai penelitian ini.
Untuk penderita migrain yg memiliki risiko penyakit jantung & pembuluh darah, Tepper menyarankan agar berbicara menggunakan dokter terlebih dahulu untuk menentukan apakah ia boleh menggunakan triptans.
Sumber : detikhealth.Com
Belum ada Komentar untuk "Obat Migrain ini Tetap Diresepkan Meski Bahayakan Jantung"
Posting Komentar