Pentingnya Olahraga Bila Punya Riwayat Hipertensi
Doktersehat.Com – Olahraga nir hanya berguna mencegah hipertensi tetapi jua sebagai bagian pengobatan hipertensi. Kegiatan olahraga yang mencegah & menurunkan desakan darah merupakan typical latihan kebugaran (endurance) berintensitas sedang misalnya berjalan, jogging, bersepeda, & berenang.
Mengapa olahraga kebugaran berintensitas sedang memperbaiki himpitan darah?
Karena latihan kebugaran memobilisasi massa otot sebagaiakibatnya menyebabkan kontraksi bersiklus yg gampang & menenangkan. Untuk mewujudkan proses ini, otot-otot memompa darah dengancara aktif sehingga kerja jantung lebih ringan dalam memompa darah. Selama latihan tersebut, tekanan darah sedikit semakintinggi tetapi lalu jantung & pembuluh darah menjadi biasa bekerja dengan tekanan darah lebih rendah. Mereka yg berlatih kebugaran dengan teratur memiliki detak jantung istirahat lebih rendah & stabil.
Frekuensi dan kemampuan pergerakan sangat krusial untuk diperhatikan. Sebagai contoh, mendorong beban dengancara perlahan dengan kemampuan akbar cenderung memperburuk hipertensi. Karena tersebut, olah raga yg memerlukan kontraksi bertenaga & berkepanjangan, seperti latihan beban, wajib dihindari. Tujuan Anda sebaliknya: melakukan kontraksi lebih sering tetapi nir kuat. Dengan taktik ini, aliran darah melalui otot-otot akan lebih lancar & mengurangi tekanannya. Ketika bersepeda, kurangilah beban pedal dan kayuhlah sedikit lebih cepat. Anda dapat bersepeda tandem dengan yang lebih senior supaya bisa mengayuh lebih cepat tanpaada memaksakan diri.
Seseorang yang memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) pada keluarga biasanya berisiko lebih tinggi mengalami kondisi yang sama. Tapi riset terbaru menampakan, melakukan olahraga secara teratur & menjaga fisik tetap bugar sanggup menurunkan risiko risiko hipertensi secara signifikan.
“Hasil pemeriksaan ini mengirim pesan bahwa meskipun hanya melakukan latihan menggunakan intensitas moderat, misalnya jalur cepat selama 150 mnt setiap minggu – bisa memberikan faedah kesehatan yg amat besar, khususnya dalam warga yang berisiko hipertensi karena riwayat famili,” kata peneliti dari University of South Carolina in Columbia, Robin Shook, pada sebuah rilis American Heart Association (AHA).
Dalam kajiannya, para periset mengamati sekitar 6.300 penduduk aman berusia 20 hingga 80 tahun selama hampir lima tahun. Dari kelompok ini, 1/3 di antaranya mempunyai setidaknya satu orangtua pengidap desakan darah tinggi. Mereka ini mempunyai risiko 34 persen lebih rendah diserang hipertensi ketimbang penduduk lain yg pula mempunyai riwayat hipertensi dalam famili tetapi nir aman secara fisik.
Secara holistik, lebih asal 1.500 peserta mengidap hipertensi selama penelitian. Tingginya taraf kegiatan fisik & kebugaran, berhubungan menggunakan risiko 42 persen lebih rendah mengalami hipertensi – terlepas asal faktor riwayat keluarga. Sedangkan mereka dengan taraf aktivitas yg moderat memiliki risiko 26 persen lebih rendah.
Sebaliknya, berdasar diagnosis yang dipublikasikan dalam 14 Mei 2012 pada journal Hypertension ini, mereka dengan tingkat kebugaran yang rendah plus mempunyai riwayat famili hipertensi mempunyai risiko 70 persen lebih tinggi mengalami hipertensi. Namun di antara mereka yang aman, meski mempunyai riwayat keluarga menggunakan hipertensi, peningkatan risiko hanya mencapai 16 persen.
“Korelasi antara tingkat kebugaran, sejarah orangtua & risiko tidak mungkin dapat diabaikan,” kata Shook, seorang kandidat doktor di Arnold School of Public Health di University of South Carolina, Columbia.
“Kesadaran ini bisa membantu dokter & pasien lantaran mereka bekerja sama buat menemukan strategi yang efektif dan masuk akal untuk menghindari penyakit yang telah menghipnotis anggota famili mereka, pada beberapa kasus selama beberapa generasi,” jelasnya.
American Heart Association merekomendasikan, seseorang setidaknya wajib melakukan kegiatan fisik menggunakan intensitas sedang selama 30 mnt, misalnya jalan cepat, 5 kali dalam seminggu.
Peneliti berkata, mengingat sebagian besar peserta pada pemeriksaan ini merupakan orang kulit putih, laki-laki dengan latar pendidikan baik, & memiliki pendapatan yg lebih baik, temuan baru ini mungkin nir berlaku buat seluruh orang.
Sumber : health.Kompas.Com & majalahkesehatan.Com
Belum ada Komentar untuk "Pentingnya Olahraga Bila Punya Riwayat Hipertensi"
Posting Komentar