Apa itu Bibir Sumbing?

DokterSehat.Com – Lazim diketahui bahwa bibir yg terbelah maupun bibir asal merupakan stigma bawaan, telah diketahui sejak dahulu, akan namun dilema yang di mengakibatkan sang adanya bibir sumbing ataupun cleft palate ini selain persoalan personal-sosial, benar-benar jarang ditilik.

Kelainan bawaan yang ada ketika pembentukan janin ini mengakibatkan adanya celah di antara kedua sisi kanan dan kiri asal bibir. Kadang kala malah lebih lega, bisa mencapai langit-langit bahkan hingga menggunakan merusak estetika cuping hidung (labio-palato-gnato schizis).

Bayi yg dilahirkan dengan stigma misalnya ini, akan mengalami masalah dalam koordinasi & pengolahan nafas, sehingga pertanda paling awal merupakan persoalan menghisap ketika menyusui. Anak resah karena pada ketika menghisap, ada cairan yg muncrat lari melewati lubang yang terdapat di langit-langit sehingga anak sebagai tersedak. Tentu saja hal ini terjadi pada anak dengan celah bibir & langit-langitnya panjang / luas.

Secara medis, hal ini dikarenakan adanya inkompetensi berasal velofaringeal clossure, dimana seharusnya aliran rongga hidung ke saluran nafas itu terpisah dengan aliran makan dari rongga mulut. Secara anatomis biasanya kita memiliki langit-langit ekspresi yg membatasinya. Sehingga waktu sedang makan atau minum anak bakal gundah, kadang terlihat misalnya berhenti bernafas, malas makan, padahal anak tersebut takut menelan karena dia tahu niscaya dapat tersedak.

>Intervensi bedah dari sejawat dokter spesialis bedah plastik umumnya membuat revisi deformitas tadi dapat diatasi. Otomatis, intervensi sedini mungkin dapat begitu membantu pada mengejar pertumbuhan bahas juga kematangan oromotor seorang anak. Biasanya pada ketika 6 minggu pasca operasi, anak dapat memulai latihan aktif untuk stretching & latihan koordinasi otot-otot ekspresi, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi vokal, lalu konsonan dsb. Untuk anak pasti hal itu dijalankan sambil main.

Kendala yg paling aku rasakan bila ketaatan pasien untuk latihan kurang, karena mereka (orangtua) hanya berpikir bahwa lewatcara kosmetik toh anaknya sudah cakap lantaran celahnya telah menutup, padahal tidak semua anak dapat meraih bakat gayabicara yg sama.

Kendala lain adalah beragamnya bahasa wilayah. Terutama famili yang menerapkan bilingualistik di pada pola asuh anak. Misalkan ayah dan ibu bicara pada bahasa Indonesia, sedangkan anak dan pengasuhnya gayabicara dalam bahasa daerah. Wah, hal ini akan benar-benar memusingkan si anak, meliputi memusingkan aku jua yang bertugas menjadi dokternya.

Dalam hal ini  konvensi dalam paradigma asuh, dan kedisiplinan latihan benar-benar krusial lantaran periode emas tumbuh kembang anak ada pada saat awal kehidupannya.

Seperti dingat bahwa anak normal hingga usia dua minggu s/d 1 bulan, bunyi yg dia hasilkan hanyalah reflek vokalisasi saja. Setelah menginjak umur 6 minggu, masuk pada jaman babbling muncul anak misalnya bahagia bermain menggunakan ludahnya sendiri sambil mencucu. Lalu saat usia 6 bulan, mulailah anak meniru & mengulang seluruh kata yg didengarnya pada jaman Lalling. Saat ini telinga yg baik jua amat berperan akbar, oleh karena itu, donasi asesmen fungsi telinga oleh sejawat SpTHT benar-benar diperlukan. Kondisi anatomi oromotor (bibir, rongga ekspresi dan jaringan sekitarnya) yg baik jua akan berpengaruh dalam kematangan kemampuan tuturkata seseorang anak.

Hal ini yang wajib dikejar sang tim pada tatalaksana dan rehabilitasi kasus cleft palate yg diawali sang deteksi dini oleh seorang dokter seorangahli anak (SpA), kemudian seiring dengan kebutuhan, multidisiplin yg lain pula akan melengkapi.

Bibir sumbing bisa diperbaiki dengan jalur operasi.

Operasi bisa dilakukan apabila penderita memenuhi syarat dibawah ini :

  1. Berat badan > 10 pon ataupun > lima kg
  2. Hemoglobin > 10 gr%
  3. Umur > 10 minggu ataupun > 3 bulan

Penanganan kasus bibir sumbing merupakan penanganan yg multidisiplin,merupakan meliputi beberapa ilmu dan tenaga ahli, diantaranya:

  • Ahli bedah plastik untuk mengubah bentuk bibir sehingga normal/ mendekati normal.
  • Ahli THT, buat memantau & ataupun membarui kelainan sekitar hidung & inderapendengaran.
  • Dokter gigi/Orthodontist buat memantau & ataupun mengubah kelainan pertumbuhan gigi.
  • Speech therapist buat membantu penderita supaya bisa berbicara dengan normal
  • Psikolog/Psikiater buat menangani perkara psikologis yang timbul terutama rasa rendah diri.

Apa itu Bibir Sumbing dan Faktor Resiko Terkena Bibir Sumbing

Belum ada Komentar untuk "Apa itu Bibir Sumbing?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel