Sehatkah Menggunakan Tusuk Gigi?
Doktersehat.Com – Tusuk gigi adalah benda yang paling dibidik selesainya mengkonsumsi makanan yang berserat misalnya sayur-sayuran & daging. Benda kecil yang berguna buat membersihkan jeda-sela gigi ini memang telah dikenal berasal era prasejarah. Banyak kenyataan menampakan ketika itu, manusia memakai ranting buat membersihkan gigi. Pada era perunggu, menurutberdasarkan halaman nucleartoothpicks.Com, tusuk gigi dibuat lebih rapi dengan bahan logam, tapi prosesnya konsisten manual dan belum dikomersialkan.
Menurut drg. Citra Kusumasari, SpKG, tusuk gigi adalah indera bantu untuk membersihkan gigi sebelum ditemukannya sikat gigi. Seiring ditemukannya sikat gigi & benang gigi, pemakaian tusuk gigi lamban laun mulai ditinggalkan, karena pemakaian tusuk gigi memang kurang tepat bagi gusi. Bentuk tusuk gigi yg tidak sesuai dengan anatomis gusi dan gigi, justru dapat menyebabkan luka & perdarahan bagi gusi. Ditinjau asal kebersihannya, tusuk gigi yg nir steril pula bisa menimbulkan infeksi dalam rongga ekspresi.
Penggunaan tusuk gigi yang tidak sempurna dapat melukai jaringan lunak kuranglebih gigi. Hal itu mampu mengakibatkan peradangan dalam jaringan lunak mukosa rongga mulut. Selain tersebut jarak interdental antar gigi sebelah menyebelah sebagai meningkat lantaran diameter ukuran tusuk gigi relatif besar. Iritasi & trauma yg terjadi terus-menerus akibat penggunaan tusuk gigi dapat mengakibatkan benjolan pada gingiva (gusi) yang dikenal menggunakan nama epulis.
Epulis fibromatosa merupakan epulis yang disebabkan penggunaan tusuk gigi yg hiperbola dan tidak steril. Epulis ini mempunyai citra klinis benjolan bertangkai (terpisah asal jaringan lunak gingiva), lunak, berwarna pucat, sebenarnya nir mudah berdarah, & tidak sakit. Epulis ini dapat ditangani dengan eksisi (mutilasi) dan kuretage (kuret jaringan lunak). Epulis dapat kambuh bila kebiasaan menggunakan tusuk gigi yg berlebihan & tidak steril permanen dijalankan.
Sebaiknya buat mengambil residu kuliner pada gigi dan gusi lebih kondusif jika memakai sikat gigi. Dalam penggunaannya tentukanlah berukuran sikat gigi yg sempurna. Jangan samapi keliru memilih berukuran sikat karena pengunaan sikat gigi menggunakan ukuran yg terlalu keras bisa mengakibatkan abrasi (abrasi) pada gigi. Sedangkan berukuran yg terlalu soft, dapat menyebabkan pencucian gigi menjadi kurang . Gunakanlah sikat gigi menggunakan tujuan yang sempurna. Untuk gigi atas, arah menyikat satu tujuan dari atas ke bawah sedangkan buat gigi bawah sikatlah satu maksud asal bawah ke atas supaya kotoran yg telah terambil tidak balik. Selanjutnya sikatlah bidang oklusal gigi.
Selain tersebut, Anda bisa mengganti kebiasaan menggunakan tusuk gigi dengan benang gigi (dental floss). Ada dua jenis benang gigi, ada yang bersifat gulungan, dan terdapat benang gigi yang disertai menggunakan pegangan untuk tangan. Cara penggunaan benang gigi yang berupa gulungan adalah menggunakan memotong benang sepanjang kurang lebih 15 centimeter, lalu dililitkan di ke2 jari telunjuk anda, kemudian bersihkan sela-interval gigi Anda hingga ke interval gusi dengan gerakan berulang ke atas dan ke bawah. Begitu jua dengan benang gigi yang telah terdapat pegangannya, dapat lebih mudah penggunaannya, yakni hanya menggunakan menggerakkan berulang ke atas dan ke bawah dalam sela-jeda gigi & gusi anda.
Dari berbagai sumber
Belum ada Komentar untuk "Sehatkah Menggunakan Tusuk Gigi?"
Posting Komentar