Retinitis Pigmentosa
Doktersehat.Com – Retinitis Pigmentosa maupun yang dikenal menggunakan singkatan RP adalah suatu kemunduran yg progresif dalam retina yang mensugesti penglihatan pada malam hari & penglihatan tepi dan dalam akhirnya bisa mengakibatkan kebutaan. Retinitis Pigmentosa mensugesti retina maupun lapisan sel-sel saraf yg bertempat dibelakang mata.
Ada dua jenis sel saraf primer dalam retina, yaitu sel yg berbentuk kerucut (cone cells) & sel berbentuk batang (rod cells) . Pusat retina (macula) didominasi sang sel bersifat kerucut, menjadi sentra penglihatan (membaca), dan penglihatan warna. Sedangkan sel berbentuk batang (rod cells) beredar di retina menunjuk ke tepi luar , berguna buat penglihatan dimalam hari dan penglihatan samping.
Pada penderita RP, sel btg lewatcara bertahap, lamban juga cepat, kemampuannya bertambah berkurang, & akhirnya sel kerucutpun kemampuannya bakal semakin berkurang juga, hingga menyebabkan kebutaan lantaran sel-sel tersebut telah nir bisa bekerja lagi.
PENYEBAB
Retinitis pigmentosa merupakan penyakit keturunan yg jarang berlangsung. Beberapa bentuk penyakit ini diturunkan lewatcara mayoritas, hanya memerlukan 1 gen berasal galat satu masyarakat tua; bentuk yg lainnya diturunkan melalui kromosom X, hanya memerlukan 1 gen dari ibu. Penyakit ini terutama menyerang sel btg retina yang berfungsi mengontrol penglihatan pada malam hari. Pada retina bisa ditemukan pigmentasi yang berwarna gelap.
GEJALA
- Gejala awal sering ada pada awal waktu kanak-kanak.
- Sel btg dalam retina (berperan pada penglihatan dalam malam hari) lewatcara sedikitdemisedikit mengalami kemunduran sebagaiakibatnya penglihatan di ruang gelap maupun penglihatan dalam malam hari menurun.
- Lama-lama berlangsung kehilangan faedah penglihatan tepi yang progresif dan sanggup mengakibatkan kebutaan.
- Pada stadium lanjut, berlangsung kemerosotan manfaat penglihatan kunci.
DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan didasarkan tanda-tanda dan hasil pemeriksaan mata dengan oftalmoskop. Beberapa inspeksi yg dieksekusi buat mengetahui keutuhan retina:
- Ketajaman penglihatan
- Tes refraksi
- Gangguan sosialisasi warna
- Respon refleks pupil
- Pemeriksaan slit lamp
- Tekanan intraokuler
- USG mata
- Fotografi retina
- Angiografi fluoresensi
- Elektroretinogram.
PENGOBATAN
Belum ada pengobatan yang efektif buat retinitis pigmentosa. Pemakaian kaca mata gelap buat melindungi retina dari sinar ultraviolet sanggup mempertahankan manfaat penglihatan. Meskipun konsisten pada perdebatan, analisis terakhir memberitahuakn bahwa anugerah antioksidan (contohnya vitamin A palmitat) mampu menahan perkembangan penyakit ini. Penderita dianjurkan buat berkunjung dengan teratur kepada seorangahli mata buat memantau terjadinya katarak atau pembengkakan retina.
Dari berbagai asal
Belum ada Komentar untuk "Retinitis Pigmentosa"
Posting Komentar