Pelayanan Kesehatan Anak Belum Tercapai

Doktersehat.Com – Salah satu sasaran penting pada pelayanan kesehatan (yankes) adalah anak-anak. Dari sejak pada kandungan, hingga lahir & tumbuh berkembang, mereka harus mendapatkan pengawasan dan yankes yang maksimal. Teknis pelayanannya pasti tidaksama dibandingkan melayani pasien dewasa.Salah satu target penting dalam pelayanan kesehatan (yankes) merupakan anak-anak. Dari sejak dalam kandungan, hingga lahir & tumbuh berkembang, mereka wajib mendapatkan supervisi & yankes yang optimal. Teknis pelayanannya tentu tidaksinkron dibandingkan melayani pasien dewasa.

Tidak meratanya distribusi dokter anak serta minimnya jumlah dokter anak menjadi keliru satu kendala belum tercapainya pelayanan kesehatan anak di Indonesia. Sampai waktu ini, tercatat baru terdapat kuranglebih 2.700 dokter spesialis anak di Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Badriul Hegar, pada acara seminar tempat di tempatkerja IDAI, Rabu, (18/4/2012) di Jakarta.

“Dari 2.700 dokter anak di Indonesia, 700 terdapat di Jakata. Idealnya satu dokter anak menangani kurang lebih 10.000 anak,” kata dokter spesialis asal Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) itu.

Dengan hitungan satu dokter seorangahli melayani 10.000 anak, Indonesia ketika ini membutuhkan sekitar 8.000 dokter spesialis anak. Selain masalah distribusi dokter anak, hal lain misalnya infrastruktur yang nir memadai pula menjadi salah satu hambatan belum tercapainya pelayanan kesehatan anak di Indonesia. Padahal, angka kematian anak di Indonesia masih amat tinggi.

style="text-align: justify;">“Kalaupun ada dokter anak, sanggup saja pelayanan tidak optimal, lantaran ada faktor lain misalnya wahana dan infrastruktur yg tidak mendukung,” katanya.
Badriul menceritakan, bahwa ia pernah melatih dokter anak buat disiapkan bertugas ke daerah. Namun setelah hingga ke daerah arah, dokter tersebut nir sanggup menerapkan pengetahuan dan keahlian yang dimilikinya karena terbentur wahana & infrastruktur yang nir memadai.

Hal inidia berdasarkan Badriul yg membuat hampir seluruh dokter yg lulus mengincar kota-kota besar di samping jua gaji yg lebih besar. Upaya pemerataan distribusi dokter, lanjut Badriul, tidak bakal tercapai jika tidak ada ketentuaan yang mengaturnya.

“Harus ada kebijakan. Saat ini kebijakan pemerintah mengharuskan seseorang dokter ke daerah tetap diperlukan,” tegasnya.

Ketentuan yang terdapat ketika ini, setiap lulusan dokter bebas memilih loka berpraktik, sehingga lumrah apabila banyaksekali lulusan dokter menumpuk di kota-kota besar seperti di Jakarta. “Memang kualitas pelayanan anak belum sesuai asa. Infrastruktur & mekanisme rujukan belum berjalan sebagaimana mestinya,” tutupnya.

Sumber : kompas.Health.Com

Pengabdian Tenaga Kesehatan di Pedalaman Kalimantan Part 2 (Indonesia)

Belum ada Komentar untuk "Pelayanan Kesehatan Anak Belum Tercapai"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel